RAKORNAS IMATEPSI VIII – Hilir yang belum temui Hulu

Perjalanan panjang para teknolog muda kini berlanjut, bak hilir yang belum temui hulu gerak kami dalam separuh periode kepengurusan belum mencapai hasil yang diharapkan. Bukan perkara mudah bagi kami, seperti pohon besar yang telah usai masa suburnya. Kami kembali lahir sebagai benih, ditanam pada tanah para perantau (Jakarta) penuh harap yang mulia bahwa kami kan tumbuh menjadi pohon rindang yang dapat bermanfaat bagi sesama KONGRES ke-VIII IMATEPSI adalah saksi bahwa perjuangan itu masih berlanjut meski badai usai menerjang. Perlahan tapi pasti perubahan serta penyesuaian terus kami siasati.

Penuh fikir dan nalar kami diawal, memilih pupuk dan pola tanam mana yang sesuai bagi nutrisi si benih ditanam di Kota penuh bunga (Malang) RAKERNAS ke-VIII IMATEPSI menjadi saksi bahwa para teknolog muda punya cita – cita serta harap yang besar. Penuh rasa percaya diri kami pada moment tersebut berbekal dengan sebutir benih yang perlahan menumbuhkan akarnya kami berandai bahwa kami kan siap kembali diterjang badai, beranggap kan tetap kokoh usai diterjang, nyatanya kami kembali diingatkan oleh tuhan bahwa tidak ada yang instan sehingga bertemulah kami kembali pada kotanya para Pahlawan (Surabaya) RAKORNAS ke-VIII IMATEPSI bak seorang pahlawan yang tak boleh bosan dengan kata Perjuangan hal tersebut menjadi bukti bahwa IMATEPSI masih berkomitmen penuh untuk tumbuh. Pada bab ini kami para teknolog muda saling bertukar masalah dan solusi penuh do’a di sisa kepengurusan kami dapat lebih baik dari pada setengah periode yang telah usai. Terbakar oleh ambisi berbekal dengan wajah wajah baru para teknolog muda kembali saling menguatkan pundak sesama menggangkat ransel mereka untuk kembali berpetualang tuk temui Hulu.

SekJen IMATEPSI:

RAKERNAS kali ini adalah pembahasan penting mengenai bagaimana merevitalisasi arah gerak dari IMATEPS.
Dalam pertemuan ini, kita akan fokus pada evaluasi dan perbaikan terhadap apa yang kurang selama satu tahun kepengurusan sebelumnya. Melalui refleksi dan diskusi mendalam, kita berupaya menemukan cara-cara efektif untuk memperkuat organisasi kita ke depannya.Selain itu, kita juga akan meninjau dan memperbaiki hasil-hasil dari rancangan yang telah disusun pada RAKERNAS sebelumnya. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa setiap rencana yang kita buat lebih matang dan siap untuk diimplementasikan dengan baik. Dengan demikian, kita bisa menghindari kesalahan yang sama dan membuat langkah perbaikan yang konkret.Tujuan akhir dari semua pembahasan ini adalah agar ketika kita sampai pada kongres nanti, kita sudah memiliki sebuah karya yang siap dipertanggungjawabkan. Karya ini akan menjadi bukti nyata dari upaya kita selama periode kepengurusan yang sedang berjalan. Dengan kerja keras dan komitmen bersama, kita berharap dapat mencapai hasil yang memuaskan dan membawa IMATEPS ke arah yang lebih baik.(Jundu Muhammad)

Peserta Universitas Lamung Mangkurat (ULM):

Oke, kalau dari kami teman-teman Banjarmasin, kebetulan untuk berangkat ke Surabaya untuk Rakornas ke-VII ini,
kami telah membuat beberapa persiapan penting. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah menyusun proposal yang kemudian kami ajukan ke program studi kami. Proses ini memerlukan koordinasi dan kerjasama yang baik di antara anggota tim kami.Alhamdulillah, proposal yang kami ajukan disetujui oleh pihak prodi, sehingga kami mendapatkan dana yang diperlukan untuk perjalanan ini. Kami sangat bersyukur karena tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi sedikit pun untuk mengikuti acara ini. Ini tentunya sangat membantu meringankan beban kami dan memungkinkan lebih banyak anggota tim untuk turut serta.Dengan kelancaran ini, kami dapat fokus sepenuhnya pada persiapan dan partisipasi di Rakornas.
Kami berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pertemuan ini dan membawa hasil yang bermanfaat bagi perkembangan organisasi kita di masa depan. Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar, dan kami siap untuk menghadapi tantangan serta peluang yang ada di depan.

Peserta Universitas Negeri Padang (UNP):

Kami dari Universitas Negeri Padang menghadapi tantangan finansial sebagai masalah utama. Dengan banyaknya anggota yang ingin pergi ke Rakornas IMATEPS, kami harus memfokuskan perhatian terlebih dahulu pada penggalangan dana.
Keinginan untuk berpartisipasi sangat besar, sehingga kami perlu memastikan bahwa semua yang ingin pergi dapat melakukannya tanpa beban finansial.Untuk mempersiapkan keberangkatan, kami mengadakan forum-forum kecil dan berdiskusi dengan senior IMATEPS seperti Bang Ihsan. Kami bertanya banyak hal tentang pengalaman mereka di IMATEPS dan mendapatkan banyak wawasan berharga. Mengingat senior-senior tersebut tidak lagi aktif dalam kegiatan ini, kamilah yang akan meneruskan perjuangan dan semangat mereka di IMATEPS. Alhamdulillah, pendanaan kami akhirnya ditanggung oleh fakultas karena jurusan kami tidak memiliki dana yang cukup. Dukungan dari fakultas sangat berarti bagi kami dan memungkinkan lebih banyak anggota untuk ikut serta dalam Rakornas ini. Kami sangat bersyukur atas bantuan ini, karena tanpa dukungan fakultas, partisipasi kami di Rakornas akan sangat terbatas.

Menumbuhkan benih sejak pohonnya tercabut dari akar merupakan proses yang lama, tapi orang orang dalam foto tersebut ingin dan sangat mau untuk melakukannya. Ucapan terimakasih pun tidak akan membayar semuanya, semogaa kalian semua disehatkan dan dikuatkan!!